Pembaruan Terkini Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • spartachus 19:39 +00:00May on 25 May 2010 Permalink | Balas  

    bagaimana cara belajar efektif? 

    Langkah-langkah belajar efektif adalah mengetahui ada empat tip yang sangat berguna untuk membantu para siswa dalam mengembangkan sistem belajar yang efektif dan efisien yakni sistem Belajar “MURDER” • Cara Belajar EFEKTIF • Pengaturan Jadwal Belajar Efektif • Sepuluh tips untuk membantu anda dalam Mengerjakan Ujian Sistem Belajar “MURDER Sistem belajar ini dikenal dengan “MURDER”, yang terdiri dari Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, dan Review. Perincian sistem belajar “MURDER” ini, diadaptasi dari buku The Complete Problem Solver oleh Bob Nelson. Silahkan telaah dan cermati untuk dilaksanakan………………… Mood – Suasana Hati: Ciptakan selalu mood yang positif untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan menentukan waktu, lingkungan dan sikap belajar yang sesuai dengan pribadimu. Understand – Pemahaman: Tandai informasi bahan pelajaran yang TIDAK kamu mengerti dalam satu unit. Fokuskan pada unit tersebut atau melakukan beberapa kelompok latihan untuk unit itu. Recall – Ulang: Setelah belajar satu unit, berhentilah dan ulang bahan dari unit tersebut dengan kata-kata yang kamu buat SENDIRI. Digest – Telaah: Kembalilah pada unit yang tidak kamu mengerti dan PELAJARI KEMBALI keterangan yang ada. Lihatlah informasi yang terkait pada artikel, buku teks atau sumber lainnya, atau diskusikan dengan teman atau guru/dosen. Expand – Kembangkan: Pada langkah ini, tanyakan tiga persoalan berikut terhadap materi yang telah kamu pelajari: • Andaikan saya bertemu dengan penulis materi tersebut, pertanyaan atau kritik apa yang hendak saya ajukan? • Bagaimana saya bisa membuat informasi ini menjadi menarik dan mudah dipahami oleh siswa/mahasiswa lainnya? • Bagaimana saya bisa mengaplikasikan materi tersebut ke dalam hal yang saya sukai? Review – Pelajari Kembali: Pelajari kembali materi pelajaran yang sudah dipelajari. Ingatlah strategi yang telah membantu kamu mengerti dan/atau mengingat informasi. Jadi, terapkan strategi tersebut untuk cara belajarmu berikutnya. Materi diadaptasi dari: Landsberger, Joe. The MURDER Study System Cara BELAJAR EFEKTIF Ingin sukses dalam belajar? Ingin mendapatkan suatu cara efektif untuk belajar dengan menyenangkan? Berikut ini adalah 7 (tujuh) langkah yang dapat kamu lakukan dan kembangkan sendiri yang diadaptasi dari buku Seven Habits of Highly Effective People karangan Steven Covey Bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Tanggung jawab merupakan tolok ukur sederhana di mana kamu sudah mulai berusaha menentukan sendiri prioritas, waktu dan sumber-sumber terpercaya dalam mencapai kesuksesan belajar. Pusatkan dirimu terhadap nilai dan prinsip yang kamu percaya. Tentukan sendiri mana yang penting bagi dirimu. Jangan biarkan teman atau orang lain mendikte kamu apa yang penting. Kerjakan dulu mana yang penting. Kerjakanlah dulu prioritas-prioritas yang telah kamu tentukan sendiri. Jangan biarkan orang lain atau hal lain memecahkan perhatianmu dari tujuanmu. Anggap dirimu berada dalam situasi “co-opetition” (bukan situasi “win-win” lagi). “Co-opetition” merupakan gabungan dari kata “cooperation” (kerja sama) dan “competition” (persaingan). Jadi, selain sebagai teman yang membantu dalam belajar bersama dan banyak memberikan masukkan /ide baru dalam mengerjakan tugas, anggaplah dia sebagai sainganmu juga dalam kelas. Dengan begini, kamu akan selalu terpacu untuk melakukan yang terbaik (do your best) di dalam kelas. Pahami orang lain, maka mereka akan memahamimu. Ketika kamu ingin membicarakan suatu masalah akademis dengan guru/dosenmu, misalnya mempertanyakan nilai matematika atau meminta dispensasi tambahan waktu untuk mengumpulkan tugas, tempatkan dirimu sebagai guru/dosen tersebut. Nah, sekarang coba tanyakan pada dirimu, kira-kira argumen apa yang paling pas untuk diberikan ketika berada dalam posisi guru/dosen tersebut. Cari solusi yang lebih baik. Bila kamu tidak mengerti bahan yang diajarkan pada hari ini, jangan hanya membaca ulang bahan tersebut. Coba cara lainnya. Misalnya, diskusikan bahan tersebut dengan guru/dosen pengajar, teman, kelompok belajar atau dengan pembimbing akademismu. Mereka akan membantumu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Tantang dirimu sendiri secara berkesinambungan. Dengan cara ini, belajar akan terasa mengasyikkan, dan mungkin kamu mendapatkan ide-ide yang cemerlang. Materi diadaptasi dari: Landsberger, Joe. Effective Habits for Effective Study Pengaturan Jadwal Belajar Efektif – tip ini ditujukan bagi siswa/mahasiswa dalam mengatur jadwal belajar secara efektif – Pengaturan Waktu : adalah membuat dan melakukan jadwal belajar agar dapat mengatur dan memprioritaskan belajarmu dalam konteks membagi waktu dengan aktivitas, keluarga, dan lain-lain. Pedoman: • Perhatikan waktumu • Refleksikan bagaimana kamu menghabiskan waktumu • Sadarilah kapan kamu menghabiskan waktumu dengan sia-sia. • Ketahuilah kapan kamu produktif Dengan mengetahui bagaimana kamu menghabiskan waktu dapat membantu untuk • Membuat daftar “Kerjaan”. Tulislah hal-hal yang harus kamu kerjakan, kemudian putuskan apa yang dikerjakan sekarang, apa yang dikerjakan nanti, apa yang dikerjakan orang lain, dan apa yang bisa ditunda dulu pengerjaannya • Membuat jadwal harian/mingguan. Catat janji temu, kelas dan pertemuan pada buku/tabel kronologis. Selalu mengetahui jadwal selama sehari, dan selalu pergi tidur dengan mengetahui kamu sudah siap untuk menyambut besok. Merencanakan jadwal yang lebih panjang • Gunakan jadwal bulanan sehingga kamu selalu bisa merencanakan kegiatanmu lebih dulu. • Jadwal ini juga bisa mengingatkanmu untuk membuat waktu luangmu dengan lebih nyaman. Rencana Jadwal Belajar Efektif • Beri waktu yang cukup untuk tidur, makan dan kegiatan hiburanBeri • Prioritaskan tugas-tugas • Luangkan waktu untuk diskusi atau mengulang bahan sebelum kelas • Atur waktu untuk mengulang langsung bahan pelajaran setelah kelas • Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam tanpa review. • Jadwalkan waktu 50 menit untuk setiap sesi belajar • Pilih tempat yang nyaman (tidak mengganggu konsentrasi) untuk belajar • Rencanakan juga “deadline”. (batas waktu) • Jadwalkan waktu belajarmu sebanyak mungkin pada pagi/siang/sore hari. • Jadwalkan review bahan pelajaran mingguan • Hati-hati, jangan sampai diperbudak oleh jadwalmu sendiri! Materi diadaptasi dari: Landsberger, Joe. Managing Time Sepuluh tips untuk membantu anda dalam Mengerjakan Ujian • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal. Bawalah semua alat tulis yang anda butuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, andas, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian. • Tenang dan percaya diri. Ingatkan dirimu bahwa anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik. • Bersantailah tapi waspada. Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian. Pastikan anda mendapatkan tempat yang cukup untuk mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak. • Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak terbatas) Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masingmasing soal. Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit. Ketika anda membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang muncul yang akan digunakan sebagai jawaban. • Jawab soal-soal ujian secara strategis. Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang anda ketahui, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya anda kerjakan adalah: o Soal paling sulit, o Yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya, o Memiliki nilai terkecil. • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak. Mula-mula, abaikan jawaban yang anda ketahui salah. Tebaklah selalu suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai, atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat anda abaikan. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila anda yakin akan koreksi yang anda lakukan. • Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis. Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin anda tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut untuk mengurutkan mana yang hendak anda diskusikan dulu. • Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin utamanya. Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil. Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari bacaan atau catatanmu. • Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu. Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan kelas segera setelah anda menjawab semua soal-soal ujian. Periksa lagi bahwa anda telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematik anda yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas. • Analisa hasil ujianmu. Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu. Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

     
  • spartachus 19:39 +00:00May on 25 May 2010 Permalink | Balas  

    peraturan sekolah ? 

    Mungkin setiap anak yang pernah sekolah pasti pernah bermasalah dengan peraturan sekolah, dan menganggap bahwa peraturan yang dibuat hanya untuk menyusahkan para siswa saja, namun sebagian lagi ada juga yang beranggapan bahawa peraturan sekolah justru sangat membantu siswa mengembangkan dirinya.Nah jika anda adalh orang yang bermasalah dengan peratuan sekolah ada baiknya anda menyaksikan video berikut ini.

    Setelah menyaksikan video tersebut apa pendapat anda?namun memang ada juga sekolah yang menerapkan peraturan yang agak terdengar aneh namun cukup menyenangkan contoh peraturan di salah satu sekolah di jepang yakni SMA SUZAKU: rambut tidak boleh di-pam, di-punk, atau bergaya rambut Don king atau gaya rambut yang aneh.  Wanita tidak boleh mengenakan sepatu berhak atau sepatu yang berbunyi ketika dipakai berjalan.  Laki-laki tidak boleh memakai anting. HP tidak boleh dinyalakan ketika belajar.

    Aturan-aturan itu mungkin sedikit aneh bagi beberapa sekolah yang mewajibkan seragam.  Tapi bagi SMA Suzaku aturan itu perlu dibuat karena siswa bebas memakai pakaian sopan apa saja ke sekolah.  Ketika pertama kali diterapkan, banyak siswa yang menentang.  Tapi Pak Ichikawa punya resep agar anak-anak Suzaku mau mengikuti peraturan sekolah.  Intinya beliau mengajak anak-anak yang menentang untuk berdialog, dan menanyai mereka alasan penentangan plus menjelaskan kenapa rambut tak boleh di-pam atau sepatu tak boleh berbunyi.

    Ya, rambut yang di-pam memang tak perlu disisir,anak-anak yang mempunyai rambut gaya pam, selalu disibukkan dengan memegang-megang rambutnya agar membentuk gelombang (pam), dan ini seringkali mengganggu konsentrasi mereka.

    Lalu kenapa tak boleh memakai sepatu berhak ?  Karena sepatu berhak bising!  Bunyinya sangat ribut.”Saya paling tak suka jika berjalan di stasiun ketika menuruni tangga berpapasan dengan gadis-gadis Jepang yang memakai sepatu berhak dan berbunyi tak-tak-tak atau tuk-tuk-tuk.  Mereka sepertinya menikmati sekali bunyi itu, sebab selalu saja mereka berlari dan tak berusaha berjalan pelan-pelan agar suara bisa diredam. Sedangkan telinga saya hampir pekak rasanya !”Ujar pak ichikawa salah seorang guru di SMA SUZUKA yang juga adalah pencetus ide tersebut.

    Menurut beberapa sumber peraturan di sekolah harus merupakan sesuatu yang masuk akal! Kenapa?  Karena anak-anak SMA sebenarnya adalah orang dewasa yang masih mature tapi bisa memahami istilah menggangu. Maksudnya, peraturan dibuat agar orang lain tak merasa terganggu.  Dan anak-anak pun dibiasakan berfikir mengapa mereka tak boleh begini tak boleh begitu, sebab orang lain akan terganggu.

    Nah sebenarnya segala peraturan ysng dibuat jika kita pahami maksud dan tujuannya sebenarnya tidak terlalu mengekang diri kita.

    http://murniramli.wordpress.com/2007/12/27/peraturan-sekolah-harus-masuk-akal/,http://unic77.blogspot.com/2010/02/peraturan-umum-sekolah-di-indoneshttp://cetak.kompas.com/read/xml/2010/05/04/14381932/Yondi.dan.Buruknya.Sistem.Pendidikan.Kita.html.

     
  • spartachus 19:39 +00:00Jan on 20 January 2010 Permalink | Balas
    Tags: smk pika   

    smk pika 

    Pika merupakan sekolah yang merupakan sekolah perkayuan yang terdapat di jalan imam bonjol, atau yang lebih tepatnya dekat dengan stasiun Poncol. Pika adalah sekolah perkayuan yang mengajarkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan kayu. Tiap-tiap bahan pembelajarannya berhubungan dengan kayu atau yang nantinya akan di pakai oleh siswa pada saat siswa tersebut dikirimkan ke dunia industri, misalnya saja belajar mengenai menggambar tehnik, bagaimana cara menggambar perabot yang benar, dll. Di sini siswa biasanya di ajari dasarnya terlebih dahulu seperti menggambar dengan manual belum menggunakan computer, biasanya siswa akan belajar menggambar tehnik dengan manual pada saat siswa tersebut menduduki kelas 1-3 SMTIK lalu pada saat siswa tersebut menduduki kelas 4 maka siswa akan belajar menggambar tehnik dengan menggunakan computer; selain menggambar tehnik siswa juga di ajari bagaimana cara mempraktekan pembuatan perabot tersebut dalam praktek juga masih dibagi pula dalam system praktek, pada praktek kelas 1 biasanya di pisah prakteknya sedangkan kelas 2 dan kelas 3 digabung bahkan dalam system pembelajarannya pun berbeda, pada saat kelas 1 siswa PIKA pada saat praktek biasanya menggunakan alat-alat manual dan biasanya siswa hanya di ajari dasar-dasarnya seperti cara pembuatan konstruksi pada kayu yang umumnya dipakai, berbeda halnya dengan kelas 2 jika kelas 2 siswa sudah diperbolehkan menggunakan mesin tangan dan manual pula ( Semi Manual ) dan terkadang dalam pembuatan barang perabot biasanya siswa dijadikan team ( 1 team biasanya berisikan 2-3 orang ) dan perabot yang dibuat biasanya tidak terlalu besar. Sama halnya dengan kelas 3 jika kelas 3 siswa sudah menggunakan full mesin hall ini disebabkan karena pada saat kenaikan kelas 3 ke kelas 4 maka siswa kelas 4 sudah siap diterjunkan ke dunia industry. Di PIKA tidak hanya diajarkan tentang praktek saja melainkan pelajaran yang lain juga teori yang berhubungan dengan kayu pula. Misalnya tentang penghitungan dolog kayu. Selain mempelajari segala hal yang berhubungan dengan kayu, di PIKA juga diajarkan pelajaran-pelajaran yang sama seperti SMA atau SMK pada umumnya. Seperti mat, agama, ips, ipa, dll. Pelajaran-pelajaran tersebut tentunya menambah beban para siswa, selain harus mempelajari

     
  • spartachus 19:39 +00:00Dec on 13 December 2009 Permalink | Balas  

    MENCANGKOK DAN OKULASI TANAMAN. 

    Pembibitan dan perbanyakan tumbuhan

    Berbagai jenis tanaman sama sama berkembang biak , tapi tanaman berkembang biak dengan cara yang berbeda beda. Perbanyakan tanaman juga memiliki beberapa jenis cara, diantaranya adalah perbanyakan segara genetatif maupun vegetatif.

    1. Perbanyakan secara generatif:
    1. Penyerbukan benang sari.
    2. Biji.
    2. Perbanyakan secara vegetatif :
    1. Alami
    2. Buatan

    Sekarang artikel ini akan membahas tentang cangkok dan okulasi.

    Mari kita mencangkok tanaman.

    • Mencangkok adalah menguliti hingga bersih dan

    menghilangkan kambium pada cabang atau
    ranting sepanjang 5-10 cm.

    • Tumbuhan dikotil yang dicangkok akan memiliki

    akar serabut,bukan akar tunggang.

    • Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat

    berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam
    dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan
    induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan
    mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah
    serabut, dan umurnya lebih pendek dibandingkan
    tumbuhan yang ditanam dari biji.

    Bahan bahannya :
    1 Pohon .
    2 Pisau tajam.
    3 Kantong plastik .
    4 Tanah gembur.
    5 Air.

    Cara mencangkok:
    1. Pilih cabang atau ranting yang tidak terlalu tua ataupun
    terlalu muda.
    2. Kuliti hingga bersih cabang atau ranting tersebut
    sepanjang 5-10 cm.
    3. Kerat kambiumnya hingga bersih, dan angin-anginkan.
    4. Tutup dengan tanah, kemudian dibungkus dengan
    plastik atau sabut kelapa. Ikat pada kedua ujungnya
    seperti membungkus permen. Bila menggunakan
    plastik, lubangi plastiknya terlebih dahulu.
    5. Jaga kelembaban tanah dengan cara menyiramnya
    setiap hari.
    6. Setelah banyak akar yang tumbuh, potong cabang atau
    ranting tersebut, dan tanamlah di dalam tanah.

    Mari kita mengokulasi tanaman.

    Bahan bahannya:
    1 Dua pohon berjenis sama.
    2 Pisau tajam.
    3 Tali.
    4 Tunas tanaman.

    Cara mengokulasi:
    1. kamu harus memiliki bibit dari biji yang sudah berumur
    6-8 bulan sebagai batang bawah.
    2. “Jendela” okulasi dibuat pada ketinggian 10 cm dari
    permukaan tanah dengan ukuran jendela 1 cm x 5 cm
    3. Mata entres yang akan digunakan sebagai batang atas
    dipilih dari tunas cabang yang sehat.
    4. Ukuran mata entres yang telah diambil dari cabang
    entres dibuat lebih kecil dari ukuran “jendela” okulasi.
    5. Kemudian mata entres ditempelkan atau dimasukkan
    didalam jendela, diikat rapat dengan menggunakan tali
    rafia atau plastik.
    6. Periksalah okulasi 2-3 minggu kemudian.

    Okulasi berhasil tumbuh bila warna tunas tetap hijau. Bila berwarna cokelat berarti okulasi gagal.

    Keuntungan dari okulasi :
    1 ada beberapa warna di satu pohon .
    2 menjadi tanaman yang baru sifatnya.

    Contoh tanaman yang bisa diokulasi :

    // <![CDATA[//
    // <![CDATA[//

     
  • spartachus 19:39 +00:00Nov on 4 November 2009 Permalink | Balas
    Tags: dunia pendidikan   

    MENYEDIHKANYA SISTEM PENDIDIKAN SAAT INI 

    pada dasarnya sekolah merupakan sarana untuk menunjang seseorang saat dia bekeraja pada suatu saat,namun ternyata hal itu tampaknya sudah tidak berlaku lagi sekarang! semenjak diterapkannya sistem pendidikan pabrikan atau industri.

    hal ini bermula saat indonesia mengalami krisis pada tahun 60-70 an, saat itu pemerintah berpikir bahwa dengan sebuah sistem pendidikan yang mana nantinya jika siswa dididik dengan cara yang sama,mengerjakan hal yang sama,melakukan dengan cara yang sama dan dikoreksi dengan cara yang sama, maka sang siswa dapat berkembang dengan baik, padahal pada kenyataannya sistem ini justru menjadi mesin pembunuh bagi kreatifitas siswa.Bagaimana tidak, siswa diwajibkan melakukan hal yang sama tanpa memberi kesempatan untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya sehingga lambat laun membuat siswa menjadi malas untuk berpikir kreatif dan inovatif.Namun tidak hanya berhenti disitu saja,sistem pendidikan pabrikan juga menerapkan standar untuk dapat naik ke tingkat berikutnya yang mana sisiswa diharuskan untuk menyelesaikan tahapan-tahapan pendidikan yang tidak sedikit,bahkan menurut penelitian para ahli peneliti sejarah pendidikan dieropa  seseorang sedikitnya membutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk mencapai tingkatan pendidikan tertinggi dan menuntaskannya,sementara saat orang itu bekerja ia harus mengulang dari pertama untuk dapat mempelejari hal-hal didunia kerjanya,betapa banyaknya waktu yang terbuang sia-sia, jika dulu sekolah merupakan tempat menciptakan para penyedia lapangan kerja maka sekarang hanya menciptakan barisan pencari kerja.!

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal